Gerakan Perdana PT PMC Tanam 1jt Pohon Dimulai Dari Kecamatan Tamansari, Bogor
Terkini
23 May 2026 12:16
•
1 min read
•
65 views
•
By admin
BOGOR || buserinvestigasi.net- PT Prima Mustika Candra (PMC) memulai program penghijauan di Kampung Calobak, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, melalui kegiatan penanaman pohon bersama masyarakat dan sejumlah elemen pemuda.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program corporate social responsibility (CSR) PT PMC bekerja sama dengan Sahabat Hutan Indonesia dalam gerakan penanaman 1 juta pohon secara nasional.
“PT PMC memberikan CSR kepada Sahabat Hutan Indonesia untuk program penanaman satu juta pohon di seluruh Indonesia. Untuk pilot project pertama dilaksanakan di wilayah Tamansari,” ujar Staf Aset Manajemen PT PMC, Ruben di sela-sela kegiatan, Sabtu (23/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, perusahaan melibatkan berbagai unsur masyarakat mulai dari Pramuka SMAN 1 Tamansari, Karang Taruna, perangkat desa, aliansi ormas, tokoh agama hingga tokoh masyarakat setempat.
PT PMC juga mengungkapkan rencana pengembangan kawasan hijau di sekitar aliran Sungai Cileobak dengan konsep penataan berbasis bambu dan penghijauan lingkungan.
“Nanti ke depan ada rencana penataan kawasan di sekitar sungai dengan konsep penghijauan berbasis bambu,” katanya.
Menurut pihak perusahaan, program penghijauan tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan dan diperluas ke wilayah lain di sekitar Tamansari.
“Minggu depan atau dua minggu lagi kemungkinan akan dilaksanakan di Sukaluyu, kemudian dilanjutkan ke Sukajaya,” ujarnya.
Selain penghijauan, PT PMC mengaku tengah menyiapkan sejumlah program sosial lainnya seperti layanan kesehatan, sunatan massal, kegiatan keagamaan, hingga dukungan sarana olahraga masyarakat.
“CSR kami tidak terbatas hanya penanaman pohon. Ke depan ada kegiatan kesehatan, sunatan massal, kegiatan keagamaan hingga dukungan sarana olahraga masyarakat,” katanya.
PT PMC juga berencana menjalankan program pembinaan pertanian bagi masyarakat penggarap melalui pola kerja sama pemanfaatan lahan sementara di area milik perusahaan.
“Nanti akan ada program pembinaan bagi petani penggarap melalui kerja sama pemanfaatan lahan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Sahabat Hutan Indonesia Ikman Periatna menyambut baik kolaborasi penghijauan bersama PT PMC di wilayah Tamansari.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal gerakan penghijauan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kami berharap program penanaman pohon ini bisa memberi dampak nyata bagi lingkungan dan menjadi contoh kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat,” ujar perwakilan Sahabat Hutan Indonesia.
Menurutnya, gerakan penghijauan harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi risiko kerusakan alam di masa mendatang.
“Kami berharap pohon yang ditanam hari ini tidak hanya seremoni, tetapi benar-benar dirawat dan dijaga bersama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Tamansari Sunandar mengapresiasi kegiatan penanaman pohon yang dilakukan PT PMC dan berharap program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Hari ini diketahui bersama sedang dilaksanakan kegiatan penanaman pohon oleh PT PMC. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, program penghijauan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah mengenai pentingnya pelestarian lingkungan hidup dan pencegahan bencana.
“Ini bukan sekadar pendapat pribadi, tetapi memang sudah menjadi konsep alam bahwa penghijauan dan revegetasi dapat membantu menekan risiko kebanjiran,” kata Sunandar.
Ia berharap kegiatan penghijauan tersebut tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi benar-benar dijaga dan dirawat sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
"Semoga keberadaan perusahaan di Tamansari dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program lingkungan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi warga," harap Sunandar. (WBS)
Gerakan Perdana PT PMC Tanam 1jt Pohon Dimulai Dari Kecamatan Tamansari, Bogor
Related Articles
Recent Articles
•
Tidak Ada Alasan Dapat Menghapus Kenyataan Tenaga Kesehatan Melayani dengan Tenang, Jika Gaji Kecil dan Haknya Belum Dibayar?
•
Minggu, 28 Juni 2026 Mendagri: Atambua Miliki Jejak Sejarah sebagai Penghubung Australia dan Eropa pada Awal Era Penerbangan
•
Senin, 29 Juni 2026 Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM
•
Gebyar Boash Waterpark 2026: Hujan Doorprize Menanti!
•
40 Siswa SMAN 7 Bogor Berpartisipasi Dalam Helaran HJB ke-544
•
Masyarakat Adat Bungku Utara Pertanyakan Tindak Lanjut Hasil RDP DPRD Morut, Sengketa Lahan Eks Transmigrasi SP E Belum Temui Kepastian
•
Wali Kota Harus Lebih Banyak Memimpin dari Ruang Strategis daripada Sering Memegang Sapu.
•
Diduga lemahnya pengawasan,warga soroti peredaran obat keras Golongan G
•
Business Matching Program Makanan Bergizi Gratis Digelar di Siantar-Simalungun
•
Ribuan Warga Semarakkan Gebyar 10 Muharram 1448 H di Kecamatan Cigombong
Popular Articles
•
Kejati Sulteng Belum Beri Titik Terang: Enam Bulan Penyelidikan, Status Hukum Wabup Parimo Masih Samar
•
Ketua Bumdes Desa lologolu SRG di diduga Lenyapkan Dana Bumdes TA.2025
•
Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun mulai tanggal 25 hingga 26 Mei 2026 mengadakan kegiatan sosialisasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
•
Sengketa Lahan Sawit di Desa Woomparigi Tak Kunjung Selesai, Warga Nilai Kades Terus Ulur Waktu
•
Kapolsek Gunungsitoli Alo'oa IPDA PONIMAN LASE, S.I.P. Menghadiri Pertemuan di Desa Loloanaa Lolomoyo Kec. Gunungsitoli Utara.