Tidak Ada Alasan Dapat Menghapus Kenyataan Tenaga Kesehatan Melayani dengan Tenang, Jika Gaji Kecil dan Haknya Belum Dibayar?
Gunungsitoli/Sumatera Utara Buserinvestigasi.
Salah satu tolak ukur kepemimpinan yang hebat adalah bagaimana keberhasilan dalam memperhatikan kesejahteraan pegawai, karyawan, anggotanya atau khususnya dalam melindungi tenaga kesehatan yang setiap hari melayani masyarakat.
Karena itu, jika benar masih ada tenaga kesehatan di puskesmas se-Kota Gunungsitoli yang upahnya sangat kecil atau belum menerima gaji berbulan-bulan, TPP, jasa pelayanan, atau hak lainnya, maka persoalan ini harus segera menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Gunungsitoli.
Tidak ada alasan yang dapat menghapus kenyataan bahwa mereka tetap bekerja setiap hari. Mereka tetap melayani ibu hamil, bayi, lansia, pasien gawat darurat, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Namun, di balik seragam yang mereka kenakan, ada keluarga yang menunggu nafkah, ada anak yang harus dibiayai sekolahnya, ada cicilan yang jatuh tempo, ada kebutuhan makan yang harus dipenuhi setiap hari bahkan ada yang harus terus dibiayai hidupnya oleh orangtuanya.
Bagaimana mungkin seseorang diminta bekerja secara profesional jika hak dasarnya belum dipenuhi? Bagaimana mungkin pelayanan kesehatan dapat optimal apabila tenaga kesehatan harus memikirkan uang bensin untuk berangkat bekerja atau mencari pinjaman untuk memenuhi kebutuhan keluarganya?
Jika kendalanya adalah regulasi, maka regulasi seharusnya disiapkan jauh sebelum masalah terjadi. Tata kelola pemerintahan yang baik menuntut perencanaan, antisipasi, dan penyelesaian yang cepat, bukan membiarkan persoalan berlarut-larut hingga berdampak pada kesejahteraan para tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Tenaga kesehatan bukan sekadar pegawai. Mereka adalah garda terdepan yang menjaga kesehatan masyarakat. Ketika mereka tidak diperhatikan, kurang dihargai, yang terdampak bukan hanya mereka, tetapi juga kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kota Gunungsitoli perlu segera mengambil langkah nyata, dengan cepat menyelesaikan seluruh kewajiban yang tertunda, memastikan mekanisme pembayaran tidak lagi terhambat, memberikan gaji yang besar dan mengevaluasi seluruh proses pengelolaan agar persoalan serupa tidak terulang.
Seorang pemimpin yang baik tidak menunggu keluhan menjadi ramai. Pemimpin hadir lebih dulu untuk memastikan setiap orang yang mengabdi kepada masyarakat memperoleh haknya secara adil dan tepat waktu.
Masyarakat tentu berharap Pemerintah Kota Gunungsitoli menjadikan persoalan ini sebagai prioritas. Sebab, menghargai tenaga kesehatan bukan hanya memenuhi kewajiban administratif, melainkan menjaga martabat mereka yang setiap hari menjaga kesehatan dan keselamatan warga Kota Gunungsito
Pewarta :yarmend
Related Articles