Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi di Perumahan Puri Mas Bitungsari, Warga Minta Aparat Bertindak

Kriminal 19 Aug 2026 06:53 • 2 min read • 148 views • By putrasunda102311

Share berita ini

Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi di Perumahan Puri Mas Bitungsari, Warga Minta Aparat Bertindak
BOGOR,buserinvestigasi.net_19 Agustus 2026 — Masyarakat menduga salah satu rumah di kawasan Perumahan Puri Mas, Kampung Bitungsari, Desa Bitungs...

BOGOR,buserinvestigasi.net_19 Agustus 2026 — Masyarakat menduga salah satu rumah di kawasan Perumahan Puri Mas, Kampung Bitungsari, Desa Bitungsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, digunakan sebagai lokasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.

 

 Berdasarkan informasi dan keluhan warga yang diterima tim media, aktivitas tersebut diduga dilakukan dengan cara mengambil BBM secara berulang dari sejumlah SPBU, di antaranya SPBU Cikereteg, SPBU Ciherang, SPBU Gadog, dan SPBU Ciawi. Pengambilan BBM tersebut disebut menggunakan kendaraan jenis Toyota Kijang dengan nomor polisi F 1713 FBB, yang diduga melakukan aktivitas bolak-balik ke sejumlah SPBU.

 

 Warga menduga kegiatan tersebut berkaitan dengan praktik penimbunan atau perdagangan BBM bersubsidi secara ilegal. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan aparat penegak hukum serta pihak berwenang. Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa seorang pria berinisial R, yang disebut sebagai pendatang dan berasal dari Medan, diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.

 

 Sejumlah warga mempertanyakan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di wilayah tersebut. Mereka berharap aparat penegak hukum, baik Polsek maupun Polres, segera melakukan pengecekan dan mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran. “Jangan sampai aparat tutup mata dan tutup telinga.

 

 Kalau memang ada pelanggaran, kami meminta agar ditindak sesuai hukum,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Warga juga menyampaikan bahwa aktivitas tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap masyarakat sekitar, terutama apabila distribusi BBM bersubsidi menjadi tidak tepat sasaran sehingga masyarakat mengalami kesulitan memperoleh BBM.

 

 Apabila tidak ada tindak lanjut, warga menyatakan akan menyampaikan laporan kepada instansi terkait, termasuk BPH Migas, serta pihak pemerintah pusat. Warga juga meminta agar dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

 

Hingga berita ini disusun, dugaan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum. Konfirmasi kepada pihak yang disebutkan, pengelola SPBU terkait, dan aparat penegak hukum masih diperlukan untuk memperoleh informasi yang berimbang. Pewarta/Team

Buser Investigasi

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp