Momentum HJB Ke-544, Kota Bogor Raih Penghargaan Creative Financing Terbaik dari Kemendagri
Selebriti
05 Jun 2026 13:14
•
1 min read
•
38 views
•
By admin
buserinvestaigasi.net-Bogor,- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Kota Bogor meraih apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai salah satu pemerintah daerah terbaik dalam kategori creative financing atau pembiayaan kreatif, Kamis (4/6/2026).
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 se-Wilayah Jawa dan Bali kategori Pengendalian Inflasi, Penurunan Tingkat Pengangguran, Penurunan Kemiskinan dan Stunting, serta Creative Financing.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), pajak, maupun retribusi, tetapi juga dapat didukung melalui berbagai sumber pembiayaan alternatif yang dikelola secara inovatif.
“Alhamdulillah, Kota Bogor mendapatkan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri sebagai salah satu daerah terbaik dalam kategori creative financing. Ini menunjukkan bahwa sumber pembiayaan pembangunan tidak harus selalu berasal dari PAD, pajak, dan retribusi daerah saja,” ujar Dedie Rachim yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi di Yogyakarta Marriott Hotel, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dedie Rachim menjelaskan, selama ini Pemkot Bogor terus berupaya mencari berbagai sumber pendanaan pembangunan, baik melalui skema non-APBD, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), maupun kerja sama dengan berbagai pihak.
“Pemkot Bogor terus membuka peluang pembiayaan pembangunan melalui sumber non-APBD, pemanfaatan CSR, serta memperkuat kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Upaya inilah yang menjadi salah satu aspek penilaian dari Kemendagri,” jelasnya.
Dalam penghargaan tersebut, Kota Bogor dinilai sejajar dengan Kota Surabaya dan Kota Semarang sebagai daerah terbaik dalam pengelolaan pembiayaan kreatif.
“Alhamdulillah, Kota Bogor bersama Surabaya dan Semarang dinilai sebagai yang terbaik dalam pengelolaan creative financing. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan solusi-solusi pembiayaan pembangunan yang inovatif,” kata Dedie Rachim.
Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan kado istimewa bagi masyarakat Kota Bogor menjelang berbagai agenda pembangunan yang terus berjalan.
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kota Bogor. Mohon doa dan dukungannya agar kami dapat terus menghadirkan berbagai terobosan dan solusi pembiayaan pembangunan demi mewujudkan Kota Bogor yang semakin maju dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” tutupnya.
(Wn)
Momentum HJB Ke-544, Kota Bogor Raih Penghargaan Creative Financing Terbaik dari Kemendagri
Related Articles
Recent Articles
•
Minggu, 28 Juni 2026 Mendagri: Atambua Miliki Jejak Sejarah sebagai Penghubung Australia dan Eropa pada Awal Era Penerbangan
•
Senin, 29 Juni 2026 Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM
•
Gebyar Boash Waterpark 2026: Hujan Doorprize Menanti!
•
40 Siswa SMAN 7 Bogor Berpartisipasi Dalam Helaran HJB ke-544
•
Masyarakat Adat Bungku Utara Pertanyakan Tindak Lanjut Hasil RDP DPRD Morut, Sengketa Lahan Eks Transmigrasi SP E Belum Temui Kepastian
•
Wali Kota Harus Lebih Banyak Memimpin dari Ruang Strategis daripada Sering Memegang Sapu.
•
Diduga lemahnya pengawasan,warga soroti peredaran obat keras Golongan G
•
Business Matching Program Makanan Bergizi Gratis Digelar di Siantar-Simalungun
•
Ribuan Warga Semarakkan Gebyar 10 Muharram 1448 H di Kecamatan Cigombong
•
Pemerintah Resmi Luncurkan Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Masyarakat untuk Pertama Kalinya
Popular Articles
•
Kejati Sulteng Belum Beri Titik Terang: Enam Bulan Penyelidikan, Status Hukum Wabup Parimo Masih Samar
•
Ketua Bumdes Desa lologolu SRG di diduga Lenyapkan Dana Bumdes TA.2025
•
Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun mulai tanggal 25 hingga 26 Mei 2026 mengadakan kegiatan sosialisasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
•
Sengketa Lahan Sawit di Desa Woomparigi Tak Kunjung Selesai, Warga Nilai Kades Terus Ulur Waktu
•
Kapolsek Gunungsitoli Alo'oa IPDA PONIMAN LASE, S.I.P. Menghadiri Pertemuan di Desa Loloanaa Lolomoyo Kec. Gunungsitoli Utara.