HJB Ke-544 Jadi Momentum Merawat Warisan Bogor yang Telah Berdiri Lebih dari Lima Abad

Terkini 21 Jun 2026 14:56 4 min read 42 views By admin

Share berita ini

HJB Ke-544 Jadi Momentum Merawat Warisan Bogor yang Telah Berdiri Lebih dari Lima Abad
__Ribuan Warga Padati Tajur Halang Fest 2026, Budaya Lokal, UMKM, dan Pelayanan Publik Warnai Perayaan Hari Jadi Bogor __      Sabt...

__Ribuan Warga Padati Tajur Halang Fest 2026, Budaya Lokal, UMKM, dan Pelayanan Publik Warnai Perayaan Hari Jadi Bogor

__ 

 

 

Sabtu, 20 Juni 2026_

Buserinvestigasi.net

 

TAJUR HALANG — Semangat kebersamaan mewarnai puncak peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tingkat Kecamatan Tajur Halang yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Sabtu (20/6/2026). Ribuan warga dari berbagai desa tumpah ruah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara yang dikemas melalui Tajur Halang Fest 2026.

 

 

Perayaan HJB tahun ini menjadi momentum untuk merawat warisan budaya Kabupaten Bogor yang telah berdiri lebih dari lima abad, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

 

Berbagai kegiatan disajikan dalam pesta rakyat tersebut, mulai dari pentas seni budaya yang menampilkan sanggar tari lokal, lenong Betawi, pagelaran musik, jalan santai, gerakan pangan murah, tebar benih ikan, hingga pelayanan publik yang dapat diakses langsung oleh masyarakat.

 

Camat Tajur Halang, Ivan Pramudia, S.Sos., M.M., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan wilayah dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

 

Sekretaris Kecamatan Tajur Halang sekaligus Ketua Panitia HJB tingkat kecamatan, Kiyat Mujiono, S.AP, menjelaskan bahwa pelestarian budaya menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan festival tahun ini.

 

Menurutnya, panggung kesenian sengaja diberikan ruang yang lebih luas sebagai upaya menghidupkan kembali seni tradisional serta mendorong eksistensi sanggar-sanggar budaya yang ada di Kabupaten Bogor.

 

"Pentas seni ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan dan penguatan sanggar-sanggar budaya yang ada di Kabupaten Bogor agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat," ujar Kiyat.

 

Selain menjadi ruang ekspresi budaya, kegiatan tersebut juga menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memamerkan berbagai produk unggulan lokal. Kehadiran sektor UMKM diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha lokal.

 

Dalam rangkaian acara puncak, turut dilaksanakan prosesi pengambilan air yang menjadi salah satu tradisi dalam peringatan Hari Jadi Bogor. 

Prosesi tersebut sarat makna sebagai simbol kehidupan, persatuan, serta pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dan jati diri daerah.

 

 

Sementara itu, Camat Tajur Halang Ivan Pramudia, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 harus menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan peran strategis Tajur Halang sebagai wilayah penyangga yang berbatasan langsung dengan Kota Depok.

 

 

"Tajur Halang memiliki posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Kota Depok. Potensi yang dimiliki, baik dari sisi sumber daya manusia, budaya, maupun ekonomi masyarakat, harus terus dikembangkan. Kami berharap Tajur Halang dapat menjadi salah satu ikon Kabupaten Bogor yang mampu menunjukkan kemajuan, kreativitas, serta semangat kebersamaan masyarakatnya," ujar Ivan.

 

 

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, tokoh masyarakat, serta generasi muda menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

 

 

Pemerintah Kecamatan Tajur Halang menilai bahwa peringatan HJB bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ruang refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Bogor yang kini memasuki usia ke-544 tahun.

momentum tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan budaya sekaligus membangun masa depan daerah melalui partisipasi aktif masyarakat.

 

Kiyat Mujiono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan Hari Jadi Bogor tingkat Kecamatan Tajur Halang.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, panitia, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga semangat kebersamaan yang terbangun dapat terus terjaga dan menjadi energi positif bagi kemajuan wilayah serta kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

 

Antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan hingga akhir acara menjadi gambaran kuat bahwa semangat Hari Jadi Bogor tetap hidup di tengah masyarakat.

 

 

 

Lebih dari sekadar perayaan tahunan, HJB ke-544 menjadi momentum memperkuat identitas budaya, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Bogor yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju masa depan yang lebih baik.

 

Pewarta : timred

 

 

 

 

 

 

 

Copyright © 2026 AM. All Rights Reserved

Buser Investigasi

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp